Kelinci Angora Hewan Lucu Menggemaskan

Kelinci Angora Hewan Lucu Menggemaskan. Kelinci Angora. Bagi pecinta hewan peliharaan, kata Angora sudah pasti akrab di telinga. Seketika disebut kata Angora, biasanya akan terbayang seekor binatang entah itu kucing atau kelinci berbulu halus lebat yang lucu menggemaskan. Nah, sobat berkaitan dengan seri artikel kami tentang wirausaha budidaya kelinci, kali ini kami akan mengulas sedikit tentang kelinci angora yang lucunya imut-imut.

Kelinci Angora

Kelinci Angora berasal dari Ankara, Turki. Daerah dimana kucing Angora dan kambing Angora berasal. Hampir sama dengan kucing Angora, hewan satu ini merupakan ras kelinci dengan ciri bulu tebal, lebat namun halus dan kuat. Bulu Angora dikenal memiliki tekstur lembut dan halus. Itu sebabnya kelinci – kelinci ini di budidaya untuk diambil bulunya sebagai bahan pembuat wool.

Bisnis wool kelinci Angora dikembangkan pada negara-negara yang memiliki iklim dingin seperti di negara-negara Eropa dan Amerika. Berbeda dengan wool dari bulu domba, wool dari bulu Angora ini sangat digemari karena teksturnya yang lebih lembut namun kuat sehingga cocok untuk dijadikan berbagai jenis pakaian.

Pada peternakan dimana budidaya kelinci Angora dilakukan, bulu hewan ini dipanen setiap 4 sampai 5 bulan sekali dengan cara dicukur atau dicabut. Masing-masing metode memiliki kelebihan tersendiri dari sisi kualitas serta kuantitasnya.  Akan tetapi metode pencabutan menuai kontroversi di berbagai negara karena dianggap menyakiti hewan yang bersangkutan.

Selain untuk diambil bulunya, kelinci Angora dibudidayakan untuk kebutuhan para pecinta binatang yang ingin memelihara hewan peliharaan dirumah mereka. Di Indonesia misalnya, hewan ini bisa dijumpai di rumah-rumah para pecinta binatang sebagai hewan peliharaan lucu menggemaskan selain kucing dan anjing.

Kelinci Angora Giant

Beberapa jenis kelinci Angora yang populer di Indonesia

Cukup banyak ras Angora yang populer di Indonesia. Ditambah lagi, sama halnya dengan kucing, hewan satu ini juga di kawin silangkan antara satu ras dengan ras lainnya sehingga menghasilkan keturunan yang menjadi varian baru hasil persilangan. Jadi sobat, pada artikel kali ini, kami mencoba membahas beberapa varian jenis jenis kelinci utama saja yaitu Angora Perancis, Angora Inggris, Angora Satin, Angora Giant, dan Angora Jerman.

Baca Juga :   Cara cepat agar walet membuat sarang

Kelinci Angora Perancis

Angora Perancis mungkin merupakan kerabat terdekat dengan jenis Angora asli, semua ras lain dianggap berasal dari ras ini. Perancis merupakan negara Eropa pertama yang secara besar-besaran melakukan budidaya dan mengembangkan bisnis wool kelinci Angora. Dimulai pada tahun 1723, dimana para pelaut Perancis membawa kelinci berambut panjang ini dari Ankara – Turki.

Angora Perancis memiliki jumbai kecil di ujung telinga. Tetapi pada umumnya bagian telinga, wajah, dan kaki bagian bawah tidak memiliki bulu. Angora Perancis ditandai dengan bulu bertekstur kasar, lebat, panjang, kuat dan memiliki variasi corak sangat kaya.

Angora Perancis dewasa memiliki berat tubuh mencapai 5 Kg, untuk menjaga bulunya tetap terlihat baik dibutuhkan sedikit perawatan. Pakan berupa Nanas, Pepaya, atau enzim pelet mengandung Bromelain atau Papain merupakan suplemen penting bagi Angora Perancis untuk merawat bulu-bulu mereka. Hewan ini cocok dijadikan sebagai hewan peliharaan lucu menggemaskan bagi pemula karena perawatannya relatif tidak terlalu sulit.

Kelinci Angora Inggris

Berat Angora Inggris bisa mencapai 4 Kg. Jenis ini memiliki bulu pada telinga dan seluruh wajah kecuali di atas hidung. Angora Inggris adalah jenis paling kecil bila dibandingkan dengan ras angora lainnya. Berbeda dengan Angora Perancis, Angora Inggris membutuhkan perawatan lebih intensif.

Meski dikatakan perawatan bisa dilakukan 2 kali seminggu, kenyataannya jenis hewan ini nyaris membutuhkan waktu setiap hari untuk perawatannya karena bulu-bulu halus dan panjangnya mudah sekali rontok. Buat para pemula, ras yang satu ini tidak dianjurkan.

Kelinci Angora Satin

Bulu kelinci jenis ini tidak lebat seperti jenis lainnya namun disukai oleh produsen wool karena bulu Kelinci Angora Satin mudah dipintal menjadi benang dan kain. Kelinci hasil persilangan dari Angora dengan kelinci lokal Perancis ini memiliki berat hingga mencapai 5 KG.

Baca Juga :   Cara Pengobatan Dan Jenis Jenis Penyakit Kelinci
Chinchila Satin Angora

Sama halnya dengan Angora Perancis, jenis hewan ini relatif tidak membutuhkan perawatan setiap hari. Jadi bagi pemula dapat memelihara hewan lucu menggemaskan ini dengan mudah.

Kelinci Angora Giant

Hewan jenis ini merupakan penghasil bulu wool yang disukai karena produksinya berkelanjutan dan tubuhnya besar sehingga bisa menghasilkan bulu lebih banyak. Bulu Angora Giant juga tidak mudah rontok sehingga tidak terlalu membutuhkan banyak perawatan.

Kelinci Angora Jerman

Angora Jerman bisa mencapai berat hingga 6 Kg. Jenis ini hingga saat ini tidak diakui oleh lembaga ARBA di Amerika Serikat dan Kanada. Sayangnya jenis ini tidak dianjurkan untuk pecinta hewan lucu menggemaskan kalangan pemula karena membutuhkan perawatan lebih intensif dibanding jenis Angora lainnya.

Sobat  pecinta hewan dan calon wirausaha budidaya kelinci, demikian sekilas tentang jenis kelinci Angora. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *